Harimau Teras Terunjam Mukomuko Mengganas, Kembali Ada Korban
Tim BKSDA di bantu warga memasang perangkap harimau atasi konflik dengan manusia beberapa waktu lalu--
RADAR BENGKULU, MUKOMUKO - Harimau di Kecamatan Teras Terunjam, Kabupaten Mukomuko diduga kembali mengganas. Binatang buas itu kembali menyerang dan diketahui ada lagi korban.
Korban serangan harimau di Teras Terunjam yaitu satu ekor ternak sapi milik warga di Desa Mekar Jaya. Seekor anak sapi diketahui mati di kebun sawit pada hari Kamis pagi, 20 Februari 2025 di wilayah Mekar Jaya.
Padahal, belum hilang dari ingatan kita, harimau sumatera sudah menerkam dan memangsa seorang pemuda 22 tahun warga Tugal Jaya bernama Ibnu pada 8 Januari 2025 sampai meninggal dunia. Tidak hanya itu, harimau di Teras Terunjam juga menyerang sapi warga sampai mati.
Hampir dua pekan setelah peristiwa itu, suasana mencekam menyelimuti desa-desa di Kecamatan Teras Terunjam, khususnya lagi warga di 3 desa yakni Desa Tunggal Jaya, Karang Jaya, dan Mekar Jaya.
Terkait dugaan harimau menyerang sapi warga baru-baru ini dibenarkan Kades Mekar Jaya, Mulyatman. Ia mengatakan, pada Kamis, 20 Februari, warga menemukan seekor anak sapi tergeletak mati di lahan sawit.
Terdapat luka disinyalir bekas gigitan serta cakaran harimau pada leher dan badan bangkai sapi.
BACA JUGA:Bentuk Tim Percepatan Pembebasan Lahan Pengalihan Jalan di Bandara Mukomuko
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Terima 464 Usulan Pembangunan di Tahun 2026, Intip Kekuatan Anggaran
"Benar, memang ada anak sapi ditemukan mati dan luka. Tapi, kalau kami tidak bisa memastikan apakah akibat serangan harimau. Tapi ini sudah kami laporkan ke pihak BKSDA," ujar Mulyatman.
Kepala Resor KSDA Mukomuko, Damin mengatakan pihaknya sudah menerima laporan terkait peristiwa sapi mati diduga akibat serangan harimau di Desa Mekar Jaya, Teras Terunjam.
Kata Damin, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk memantau kondisi. Ia menyebutkan besar kemungkinan sapi itu mati akibat serangan harimau.
"Dari bekas luka cakaran dan polanya, diduga kuat Harimau sumatera, nanti kami berkabar lagi," singkat Damin.