Bengkulu Siap jadi Percontohan, Program Makan Bergizi Gratis Segera Diluncurkan

Program Makan Bergizi Gratis Segera Diluncurkan-Windi/RADAR BENGKULU-

RADAR BENGKULU  – Langkah besar menuju peningkatan kualitas gizi masyarakat Bengkulu segera dimulai. Pada Selasa (21/1), Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, menerima audiensi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bengkulu, Gloria, yang juga perwakilan Badan Gizi Nasional, di Kantor Gubernur Bengkulu.

Dalam pertemuan tersebut, Gloria memaparkan rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, sebuah inisiatif yang diusung langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih kompetitif secara global.

Gloria menjelaskan bahwa program ini dijadwalkan mulai berjalan pada 3 Februari mendatang. Program tersebut diharapkan menjadi solusi strategis untuk mendorong kecerdasan anak-anak Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan gizi harian yang sesuai standar.

“Rencananya program ini akan dimulai pada tanggal 3 Februari,” kata Gloria di hadapan Gubernur Rosjonsyah.

BACA JUGA:Rusun Griya Adhyaksa Resmi Beroperasi, Tingkatkan Dukungan untuk Insan Kejaksaan

BACA JUGA:Bulog Bengkulu Naikkan HPP Gabah dan Beras, Petani Diuntungkan

Namun, untuk memastikan keberhasilan pelaksanaannya, ia mengakui perlunya sinergi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga kesehatan, dan ahli gizi.

Dalam tanggapannya, Plt Gubernur Rosjonsyah menyambut positif program ini. Ia menilai, inisiatif ini selaras dengan visi besar pemerintah untuk menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

“Program ini sangat baik untuk mendukung kualitas sumber daya manusia kita. Tapi, saya minta koordinasi lebih lanjut dilakukan, terutama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu,” ujar Rosjonsyah.

Rosjonsyah juga memberikan perhatian khusus pada aspek teknis pelaksanaan. 

Menurutnya, standar kadar gizi, terutama kalori, harus dipenuhi agar program ini benar-benar memberikan manfaat optimal.

“Jangan sampai saat program berjalan, kadar kalorinya tidak sesuai standar. Namanya makanan bergizi, harus memenuhi standar 400 kalori ke atas. Ini membutuhkan pengawasan ketat dari ahli gizi,” tegasnya.

BACA JUGA:Pelayanan Kesehatan di Provinsi Bengkulu Masih Menghadapi Banyak Tantangan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan