Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG di Rejang Lebong

Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG di Rejang Lebong--

6.160 Tabung Digelontorkan untuk Kendalikan Harga dan Jaga Pasokan

RADAR BENGKULU – Suasana pasar dan pangkalan LPG di tujuh desa di Kabupaten Rejang Lebong, Jumat (5/9), terlihat lebih ramai dari biasanya. Sejak pagi, warga sudah berdatangan membawa tabung kosong berwarna hijau, berharap bisa mendapatkan isi baru dengan harga sesuai aturan.

Bukan tanpa sebab, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menggelar Operasi Pasar (OP) LPG subsidi 3 Kg untuk menjawab keresahan warga akibat meningkatnya kebutuhan energi rumah tangga menjelang libur panjang peringatan Maulid Nabi.

Dalam operasi ini, Pertamina menyalurkan tambahan pasokan fakultatif sebanyak 6.160 tabung LPG 3 Kg. Jumlah tersebut setara lebih dari 80 persen dari rata-rata pasokan normal harian di wilayah Rejang Lebong. Tambahan ini diharapkan mampu menstabilkan ketersediaan gas subsidi di tengah meningkatnya permintaan, sekaligus menekan potensi kenaikan harga di tingkat pengecer.

BACA JUGA:Teater “September Kelabu” Masyarakat Sipil Bengkulu Desak DPR RI Sahkan RUU Perampasan Aset

BACA JUGA:Spanduk Kontroversial di Aksi Tolak Sawit, Kepala Suku Enggano Minta Maaf ke Kades Apoho

Di Desa Batu Galing, salah satu titik distribusi, warga sudah terlihat mengantre rapi sejak siang. Di antara mereka ada Tris, ibu rumah tangga yang mengaku sempat cemas karena sulit mendapatkan LPG dengan harga normal beberapa hari terakhir.

“Alhamdulillah hari ini bisa beli gas dengan harga sesuai aturan. Terima kasih kepada Pertamina dan Pemda yang sudah menambah pasokan, jadi lebih tenang,” ujarnya sambil memeluk tabung hijau yang baru ia dapatkan.

Kisah serupa terdengar di Desa Talang Benih. Warga menilai operasi pasar seperti ini sangat membantu. Apalagi menjelang hari besar keagamaan yang identik dengan meningkatnya aktivitas memasak di rumah.

Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari, turun langsung meninjau pelaksanaan operasi pasar. Ia menegaskan, program ini bukan sekadar menambah jumlah tabung, tetapi memastikan distribusi tepat sasaran.

“Alhamdulillah, semoga penambahan ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat. Kami ingin memastikan LPG benar-benar sampai ke warga yang berhak, dengan harga sesuai HET, tepat sasaran, dan tepat harga,” kata Fikri.

BACA JUGA:Tinggal Tunggu Hasil, RS Bergerak Malakoni Enggano Naik Kelas

BACA JUGA:Rohidin Cs Terima Vonis Tipikor, Keluarga Pilih Pasrah

Untuk menjaga ketertiban, penyaluran dilakukan melalui 28 pangkalan resmi yang tersebar di tujuh desa: Baru Manis, Kesambe Lama, Kampung Delima, Duku Ilir, Talang Benih, Pungguk Lalang, dan Batu Galing. Warga yang ingin membeli diwajibkan membawa KTP dan memenuhi kriteria sebagai penerima subsidi.

Pertamina Patra Niaga menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan energi yang adil dan merata. Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyebut sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan