42 Unit Ambulan Sudah Tiba di Bengkulu, Bukti Komitmen Pemprov Wujudkan Layanan Kesehatan

42 Unit Ambulan Sudah Tiba di Bengkulu, Bukti Komitmen Pemprov Wujudkan Layanan Kesehatan--
RADAR BENGKULU – Deretan ambulan berwarna putih terlihat terparkir rapi di halaman Balai Raya Semarak, Bengkulu, Sabtu pagi, 19 Juli 2025. Total 42 unit kendaraan layanan darurat kesehatan itu kini resmi berada di Bumi Rafflesia, siap untuk segera diberangkatkan ke berbagai penjuru desa di seluruh kabupaten se-Provinsi Bengkulu.
Kedatangan puluhan unit ambulan ini menjadi langkah awal dari program besar Pemerintah Provinsi Bengkulu yang menargetkan pengadaan 130 unit ambulan gratis pada tahap pertama tahun 2025. Program ini menjadi bagian dari komitmen kuat Pemprov Bengkulu untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, terutama di wilayah terpencil dan terisolasi.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Edriwan Mansyur, menyampaikan bahwa tambahan 15 unit ambulan yang baru saja tiba pagi itu melengkapi 27 unit sebelumnya yang sudah lebih dulu diterima.
“Total hingga hari ini sudah 42 unit yang kita terima. Seluruhnya akan didistribusikan secara bertahap ke desa-desa yang tersebar di kabupaten dan kota,” ungkap Edriwan.
BACA JUGA:Ini Agenda Rutin di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu
BACA JUGA:Alasan Vaksin Polio jadi Syarat Jamaah Berangkat Ibadah Haji Tahun Ini
Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE, dalam pernyataannya menegaskan bahwa pengadaan ambulan gratis ini bukan sekadar proyek pengadaan barang, tetapi merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap rakyat. Terutama masyarakat yang selama ini menghadapi kendala dalam mengakses layanan kesehatan, baik karena keterbatasan biaya maupun jauhnya jarak dari fasilitas kesehatan.
“Kami sejak awal berkomitmen, APBD harus kembali kepada rakyat. Dan inilah bentuk nyatanya. Ambulan ini akan diberikan secara gratis ke masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil,” tegas Helmi.
Menurut Helmi, tidak sedikit masyarakat di pedesaan Bengkulu yang harus menempuh perjalanan berjam-jam, bahkan melintasi medan berat, hanya untuk sampai ke puskesmas atau rumah sakit.
Dalam kondisi darurat, hal ini kerap berujung pada keterlambatan penanganan, bahkan kehilangan nyawa.
“Inilah yang ingin kita ubah. Negara tidak boleh kalah dengan jarak dan medan. Dengan adanya ambulan gratis di setiap desa nantinya, kita ingin memastikan bahwa pertolongan pertama bisa hadir tepat waktu, menyelamatkan nyawa tanpa harus memikirkan ongkos,” imbuhnya.
Dalam skema program ini, Pemprov Bengkulu menargetkan pengadaan 130 unit ambulan pada tahap awal, yang selanjutnya akan ditingkatkan jika dibutuhkan. Proses distribusi sendiri akan dilakukan secara bertahap dan terencana, berdasarkan prioritas daerah-daerah yang paling membutuhkan.
BACA JUGA:5 wisata yang wajib dikunjungi di pamekasan madura, ada pantai yang indah hingga bukit