Dewa Ngluyur
Umat Konghucu saat beribadah di Kelenteng Tuban.---Disway-
Tidak ada berita buruk selama ia di DPRD. Padahal teman-temannya sesama anggota DPRD banyak yang masuk penjara karena korupsi.
Ketika Soedomo, ketua pengurus sementara, minta agar beberapa tanah yang masih atas nama Tjong Ping segera dibalik nama menjadi atas nama kelenteng, ia pun langsung tanda tangan. Tidak sedikit pun ada gejala ia ingin mempertahankannya.
"Coba saja saya terpilih kembali jadi anggota DPRD, saya tidak ingin jadi ketua kelenteng," katanya.
"Kenapa tidak terpilih lagi?"
"Saya kalah uang. Semua main uang," katanya.
"Kenapa tidak ikut main uang?"
"Saya tidak punya uang. Mobil saya saja hanya Innova tahun 2009," katanya.
Tjong Ping merasa politik telah menyakitkan hidupnya. Ia pun berhenti dari partai PDI-Perjuangan. Besarnya cintanya kepada partai tidak sebanding dengan besarnya cinta partai kepadanya. Itu menurutnya.
Sebelum masuk politik, Tjong Ping seorang pengusaha sukses. Ia berhasil di bisnis hasil bumi. Armada truknya 50 buah. Ia masuk politik karena ''jatuh cinta'' kepada Megawati Soekarnoputri. Tidak ada orang yang seberani Mega melawan Orde Baru, Soeharto, dan Golkar. Itu anggapannya.