Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Saidirman saat dikonfirmasi RADAR BENGKULU terkait desakan dari anggota DPRD Provinsi Bengkulu itu belum memberikan tanggapan.
Disisi lain anggota PGRI Provinsi Bengkulu, Bimas Yanto, M.Pd, mengatakan, pihaknya tidak bisa mengintervensi pihak guru, namun pihaknya menunggu hasil tindakan yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu.
"Yang jelas ini kan sudah ada yang menangani, dinas sudah turun. Itu aja dulu, kita lihat saja perkembangannya," sampainya.
Dia menambahkan, PGRI belum akan terlibat langsung mengenai hal ini. Pihaknya melihat perkembangan, sehingga PGRI akan melakukan diskusi internal terkait kasus ini.
"Paling tidak kami akan diskusi dahulu. Kami kan tidak mungkin mengambil kebijakan atau hal-hal apalah itu," katanya.