Tambah Stan UMKM, Pusat Ngabuburit Balai Buntar Makin Semarak

Tambah Stan UMKM, Pusat Ngabuburit Balai Buntar Makin Semarak-Dok RBO-

 

 

RADAR BENGKULU – Suasana Ramadan di sekitar kawasan Balai Buntar, Kota Bengkulu, tampak lebih semarak dibandingkan hari-hari biasanya. Memasuki pertengahan bulan puasa, pengelola kawasan resmi menambah puluhan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di halaman depan gedung pertemuan ikonik tersebut.

Langkah ini diambil untuk mengakomodasi tingginya antusiasme pelaku usaha lokal serta meningkatnya volume pengunjung yang mencari takjil.

Penambahan stan ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan pantauan di lapangan, area yang sebelumnya hanya diisi oleh belasan pedagang, kini telah tertata rapi dengan deretan tenda baru. Produk yang ditawarkan pun semakin beragam. Mulai dari kuliner tradisional, minuman kekinian, hingga kebutuhan fashion & aksesoris.

BACA JUGA:19 Maret 2026, Kemenag Gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah

"Alhamdulillah, dengan adanya penambahan stan ini kami jadi punya ruang yang lebih layak. Sebelumnya saya sempat khawatir tidak kebagian tempat karena peminatnya banyak sekali di bulan puasa ini. Sejak pindah ke area depan yang baru ini, pembeli lebih mudah melihat dagangan saya, dan omzet harian mulai stabil di pertengahan puasa ini," ujar Rahmawati seorang Penjual Bakso Aci saat ditemui RADAR BENGKULU di stannya, Senin, 2 Maret 2026.

Bagi warga sekitar, penambahan stan ini menjadi destinasi "ngabuburit" yang strategis. Selain lokasinya yang luas dan akses parkir yang memadai, harga yang ditawarkan para pelaku UMKM di Balai Buntar relatif terjangkau.

"Sering ngabuburit ke sini karena parkirnya luas. Sekarang makin seru, soalnya pilihannya lebih banyak. Nggak cuma makanan berat, tapi juga hampir semua jenis makanan ada disini. Meskipun stan ditambah, area jalannya tetap lega. Jadi, nggak terlalu sesak pas antre beli takjil," ujar Andre, salah seorang pengunjung yang sedang mencari takjil.

Dengan penataan yang lebih rapi dan pilihan produk yang kian variatif, Balai Buntar kini bukan sekadar gedung pertemuan, melainkan pusat perputaran ekonomi kreatif warga di bulan suci.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan