Gali Potensi Wisata Sambil Ngabuburit, Yamaha dan Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Gelar Lomba Foto
Gali Potensi Wisata Sambil Ngabuburit, Yamaha dan Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Gelar Lomba Foto-Ist-
RADAR BENGKULU - Kabar gembira bagi para pencinta fotografi dan otomotif di Kota Bengkulu yang ingin mengisi waktu menunggu buka puasa dengan kegiatan produktif. Yamaha bersama Dinas Pariwisata Kota Bengkulu resmi menggelar ajang kreatif bertajuk "Lomba Foto Wisata" dengan tema unik "Wisata Ngabuburide". Kolaborasi ini bertujuan untuk mengangkat kembali pesona destinasi wisata lokal melalui lensa kamera masyarakat, sekaligus mempererat komunitas pengguna motor di kota ini.
BACA JUGA:Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Bengkulu Gelar Pelatihan Branding Media Sosial
Lomba yang berlangsung selama periode 1 hingga 20 Maret ini mengajak peserta untuk mengeksplorasi titik-titik ikonik di Bengkulu. Syaratnya cukup sederhana dan santai: peserta hanya perlu mengunggah foto keseruan mereka saat berkendara menggunakan motor Yamaha di berbagai spot wisata favorit. Hal ini diharapkan menjadi cara efektif untuk mempromosikan pariwisata daerah secara digital melalui platform media sosial yang akrab dengan generasi muda.
"Wisata ngabuburide" menjadi slogan yang diusung untuk menggambarkan semangat berkendara yang aman dan menyenangkan sembari menikmati keindahan alam kota menjelang magrib.
Untuk berpartisipasi, warga cukup mengikuti akun Instagram resmi penyelenggara dan menandai foto mereka dengan tagar khusus seperti #SerunyaBarengYamaha dan #BangunPariwisataKota. Panitia telah menyiapkan total hadiah sebesar 1 juta rupiah yang akan dibagikan kepada lima orang pemenang beruntung yang berhasil menangkap momen paling estetik dan kreatif. Pastikan akun media sosial Anda tidak dalam mode privat agar juri dapat menilai karya yang masuk dengan mudah.
Melalui sinergi antara sektor swasta dan pemerintah ini, diharapkan kunjungan wisata ke berbagai objek di Kota Bengkulu kembali meningkat. Selain memberikan wadah ekspresi bagi para fotografer amatir, kegiatan ini menjadi bukti bahwa membangun citra pariwisata kota bisa dilakukan dengan cara-cara yang asyik, santai, dan melibatkan partisipasi langsung dari masyarakat luas. (PUX)