Wali Kota Bengkulu Pimpin Penataan Kawasan Pasar dan Akses Damkar di Jalan KZ. Abidin II
Wali Kota Bengkulu Pimpin Penataan Kawasan Pasar dan Akses Damkar di Jalan KZ. Abidin II-Ist-
Radar Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali melakukan aksi nyata dalam menata ruang publik. Dipimpin langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, tim gabungan menggelar penertiban di kawasan pasar Jalan KZ. Abidin II hingga area belakang Mega Mall pada Kamis (12/2/2026).
Langkah tegas ini diambil guna menciptakan ketertiban umum serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di salah satu urat nadi ekonomi kota tersebut. Dalam giat ini, Wali Kota turut didampingi oleh Pj Sekretaris Daerah, Medy Febriansyah, serta melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Disperindag, hingga jajaran Camat dan Lurah setempat.
BACA JUGA:Sambut Ramadan 1447 H, Alumni Retreat Merah Putih Bengkulu Gelar Evaluasi Program
Penertiban ini menyasar para pedagang yang masih nekat berjualan di badan jalan dan area yang tidak sesuai peruntukannya. Keberadaan lapak liar tersebut dinilai menjadi pemicu utama penyempitan ruang jalan yang mengganggu mobilitas kendaraan serta aktivitas masyarakat luas.
Salah satu poin krusial dalam aksi ini adalah pembersihan area di depan pintu gerbang pos Pemadam Kebakaran (Damkar). Sebelumnya, akses keluar-masuk armada penyelamat tersebut kerap terhambat oleh aktivitas pedagang.
"Akses ini harus dikembalikan sesuai fungsinya sebagai jalur prioritas layanan keselamatan. Kita tidak ingin respon cepat darurat terhambat hanya karena lapak yang tidak pada tempatnya," tegas Dedy Wahyudi di sela-sela peninjauan.
Meski bertindak tegas, Wali Kota memastikan bahwa proses penataan berjalan secara humanis dan persuasif. Ia turun langsung berdialog dengan para pedagang untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya keseimbangan antara mencari nafkah dan kepentingan umum.
Dedy menekankan bahwa pemerintah tidak berniat membatasi mata pencarian warga, melainkan ingin mengarahkan pedagang ke lokasi yang lebih layak.
Pemerintah telah menyiapkan tempat berjualan yang lebih aman. Hal ini demi menciptakan kawasan pasar yang tertata, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli. Walikota berharap semua lapisan masyarakat dapat mendukung upaya penataan kota yang berkelanjutan dan estetik.