Nataru 2025–2026, 250 Personel Satpol PP Bengkulu Selatan Tetap Bertugas Tanpa Libur
Kepala Satpol PP dan Damkar Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, S.STP., M.Si--
RADAR BENGKULU, MANNA – Demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (trantibum), sebanyak 250 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkulu Selatan tetap bertugas tanpa libur selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.
Pengamanan dilakukan mulai masa libur Natal hingga menjelang pergantian tahun 2026, dengan fokus penjagaan di seluruh wilayah, khususnya kawasan wisata dan titik-titik keramaian di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kepala Satpol PP dan Damkar Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, S.STP., M.Si, menjelaskan bahwa dari total 250 personel tersebut, sebagian ditempatkan di Pos Pengamanan (Pos Pam) Nataru bersama unsur TNI dan Polri. Selain itu, personel juga disiagakan di rumah dinas, lokasi objek wisata, serta melakukan patroli rutin siang dan malam.
“Personel patroli akan menyasar titik-titik berkumpul masyarakat, seperti tempat karaoke dan pusat keramaian lainnya. Harapannya, tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan selama perayaan Nataru,” ujar Efredy saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/12).
Ia menegaskan, seluruh personel Satpol PP tetap berdinas hingga 2 Januari 2026, meskipun secara kalender merupakan hari libur nasional dan hari besar keagamaan. Langkah ini diambil guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru.
BACA JUGA:Ini Resep Ayam Ludo Mado yang Lagi Viral
BACA JUGA:Bupati hingga Camat Bengkulu Selatan Ikuti Exit Meeting BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu
Selain pengamanan, Satpol PP Bengkulu Selatan juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memilih kegiatan positif selama libur Nataru. Warga diminta menghindari aktivitas negatif seperti konsumsi minuman keras dan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Jika masyarakat menemukan adanya gangguan trantibum, segera laporkan kepada kami agar dapat langsung ditindaklanjuti. Mari bersama-sama menjaga ketertiban, karena keterbatasan personel tentu membutuhkan peran aktif masyarakat,” pungkas Efredy.