Pemkot Lubuk Linggau Kunker ke Kota Bengkulu, Belajar Program 3 In 1
Pemkot Lubuk Linggau Kunker ke Kota Bengkulu, Belajar Program 3 In 1--
RADAR BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kota Bengkulu, Jumat pagi (7/11/2025). Rombongan ini disambut hangat oleh jajaran Pemkot Bengkulu di ruang rapat Hidayah II, Kantor Walikota Bengkulu, Kelurahan Bentiring.
Rombongan Pemkot Lubuk Linggau dipimpin oleh Staf Ahli Walikota Lubuk Linggau Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Heri Suryanto.
Turut hadir Kadis Dukcapil, Kepala Bappeda, serta Kadis Kominfo Kota Lubuk Linggau.
Sementara itu, dari Pemkot Bengkulu hadir Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Tony Elfian, Staf Ahli Walikota Bengkulu Dewi Dharma, Plt Asisten III Sahat Marulitua Situmorang, dan Camat Singaran Pati, Alex Periansyah.
Dalam sambutannya, Heri Suryanto menyampaikan bahwa tujuan kunjungan kerja ini adalah untuk sharing dan belajar mengenai program unggulan Pemkot Bengkulu “Three in One” (3 in 1), yakni penyerahan tiga dokumen administrasi kependudukan, yakni akta kematian, KTP, dan Kartu Keluarga kepada keluarga berduka pada acara takziah malam ketiga.
BACA JUGA:Walikota Bengkulu Instruksikan Seluruh Pejabat Memantau Situasi di Lapangan
BACA JUGA:Walikota Tegaskan Program Pemkot Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat
“Kami ingin belajar bagaimana Kota Bengkulu bisa cepat dan aktif dalam melaporkan serta memproses pembuatan akta kematian. Program ‘Three in One’ ini sangat menarik dan akan kami jadikan ATM (Amati, Tiru, Modifikasi),” ujar Heri.
Selain itu, rombongan Pemkot Lubuk Linggau juga ingin mengetahui lebih lanjut mengenai mekanisme dan sumber anggaran pemberian santunan kepada warga yang tertimpa musibah. Seperti santunan bagi keluarga yang meninggal dunia.
Pemkot Bengkulu menjelaskan bahwa sistem pendataan warga meninggal di Kota Bengkulu dilakukan secara berjenjang. Mulai dari ketua RT yang proaktif melapor ke kelurahan, kemudian diteruskan ke kecamatan dan Dinas Dukcapil.
Sementara terkait pembiayaan santunan, dijelaskan bahwa Pemkot Bengkulu bekerja sama dengan Baznas Kota Bengkulu, dengan sumber dana berasal dari program Sedekah Rp 2.000 per hari yang dikumpulkan setiap Jumat dari ASN dan masyarakat. Dana tersebut kemudian dikelola Baznas untuk membantu warga yang membutuhkan.
Pihak Pemkot Lubuk Linggau mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dan keterbukaan Pemkot Bengkulu dalam berbagi inovasi pelayanan publik.
“Kami sangat berterima kasih atas penerimaan yang luar biasa dari Pemkot Bengkulu. Banyak hal positif yang kami pelajari hari ini untuk kami terapkan di Lubuk Linggau,” tutur Heri menutup kunjungan kerja tersebut.