Gandeng Kemenparekraf, Erna Sari Dorong SDM Ekonomi Kreatif Bengkulu Naik Kelas
Gandeng Kemenparekraf, Erna Sari Dorong SDM Ekonomi Kreatif Bengkulu Naik Kelas-Ist-
RADAR BENGKULU – Suasana di salah satu restoran kawasan Pantai Panjang, Bengkulu, Jumat (3/9), tampak berbeda. Ratusan peserta yang terdiri dari jurnalis, konten kreator, hingga pelaku ekonomi kreatif lokal larut dalam diskusi serius namun hangat. Mereka mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Membangun SDM Ekonomi Kreatif yang Kompetitif dengan Kepastian Hukum di Era Digital” yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Komisi VII DPR RI.
Acara tersebut menghadirkan Anggota Komisi VII DPR RI, Erna Sari Dewi, MH, sebagai motor penggerak. Selain itu, tampil pula narasumber dari Kemenparekraf serta aktivis perempuan Bengkulu, Komy Kendy, yang dikenal vokal mendorong pemberdayaan masyarakat melalui jalur kreatif.
BACA JUGA:Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Percepatan Ekonomi Bengkulu, Wagub Mian Lobi Dirut BRI
Dalam paparannya, Erna Sari Dewi menekankan bahwa sektor ekonomi kreatif kini menjadi salah satu mesin penggerak baru perekonomian Indonesia. Dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sektor ini dipandang mampu menjadi andalan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Ekonomi kreatif ini potensinya luar biasa. Bengkulu juga punya modal besar, mulai dari sumber daya manusia muda yang kreatif, budaya yang kaya, hingga dukungan teknologi. Melalui bimtek ini, kami ingin memastikan pelaku ekonomi kreatif memahami aspek kepastian hukum sekaligus bisa memanfaatkan peluang era digital,” ujar Erna.
Menurutnya, kreativitas harus berjalan beriringan dengan aturan hukum agar tidak menimbulkan masalah baru. “Banyak karya anak muda yang inovatif, tapi tanpa perlindungan hukum bisa saja dimanfaatkan pihak lain. Itu yang harus kita antisipasi,” tegas legislator asal Dapil Bengkulu itu.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut positif inisiatif ini. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar, menilai bimtek semacam ini sangat strategis untuk membangun ekosistem kreatif yang sehat di daerah.
“Kami mengapresiasi perjuangan Ibu Erna Sari Dewi yang terus menghadirkan program nyata untuk Bengkulu. Pelatihan seperti ini bukan hanya membuka wawasan, tapi juga memberi jalan bagi pelaku kreatif untuk bisa bersaing lebih kompetitif,” katanya.