Gubernur Bengkulu Kembali Berlakukan Pembatasan Pembelian BBM, Imbau Warga Tidak Panic Buying

Gubernur Bengkulu Kembali Berlakukan Pembatasan Pembelian BBM, Imbau Warga Tidak Panic Buying--

RADAR BENGKULU – Menyusul beredarnya informasi keliru mengenai potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan pasokan energi di daerah tetap aman.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan menegaskan, masyarakat tidak perlu panik. Sekaligus, mengumumkan pemberlakuan pembatasan pembelian BBM di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Masih ada informasi hoaks yang beredar. Katanya Bengkulu akan mengalami kelangkaan BBM. Maka, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pembelian kita batasi agar stok tetap aman,” ujar Helmi di Bengkulu, Selasa (9/9).

Menurut Helmi, pembatasan ini bukan berarti pasokan menipis, melainkan langkah preventif untuk menekan praktik penimbunan dan penyalahgunaan. Ia mengungkap adanya dugaan aktivitas pengunjalan BBM dalam jumlah besar menggunakan jeriken, yang dapat mengganggu distribusi ke masyarakat umum.

BACA JUGA:Wawali Memastikan Pemkot Bengkulu Komitmen Optimalisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja

BACA JUGA:Seluruh Warga Seluma Kini Bisa Nikmati BPJS Gratis

“Bahkan ada laporan langsung masuk ke ponsel saya, tentang oknum yang membeli BBM dengan jeriken berkapasitas besar. Karena itu Satpol PP, kepolisian, dan TNI sudah kita minta untuk turun langsung mengawasi SPBU agar tidak ada praktik semacam ini,” kata Helmi.

Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan sudah berkoordinasi dengan Pertamina dan PT Pelindo untuk menjamin kelancaran distribusi energi. Dari hasil komunikasi tersebut, Pertamina menyatakan ketersediaan stok di Bengkulu dalam kondisi aman.

“Pertamina memberikan atensi khusus untuk Bengkulu. Jadi masyarakat tidak perlu cemas, distribusi BBM tetap terjamin,” tegas Helmi.

PT Pelindo pun melaporkan bahwa aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Pulau Baai berjalan lancar. Proses pengerukan alur pelayaran yang sempat menjadi sorotan, disebut terus berprogres sehingga kapal pengangkut BBM dapat sandar tanpa hambatan.

BACA JUGA:Meski Dana Terbatas, Program 1.000 Jalan Mulus Tetap Berlanjut

BACA JUGA:TPP ASN Kota Bengkulu Dicanangkan Akan Masuk Skema Pemangkasan

Meski demikian, Helmi mengakui sempat terjadi kekosongan pasokan di beberapa SPBU pada pekan lalu. Namun persoalan itu langsung diatasi dengan pengiriman ulang menggunakan truk tangki. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan masih dalam kondisi wajar dan tidak sampai menimbulkan kepanikan.

“Kalau pun ada antrean, itu masih normal. Karena itu saya mengimbau agar warga tidak membeli secara bersamaan, cukup isi sesuai kebutuhan. Kalau panik lalu semua antre di waktu yang sama, justru akan menimbulkan kesan seolah-olah terjadi kelangkaan,” jelasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan