Penerima Ambulan Gratis Bingung Soal Biaya Perawatan dan Operasional

Penerima Ambulan Gratis Bingung Soal Biaya Perawatan dan Operasional--

RADAR BENGKULU, SELUMA -  Di balik kabar bahagia soal penerimaan mobil ambulan gratis yang disalurlan Pemprov Bengkulu, ternyata muncul persoalan kebingungan sejumlah Desa dan Kelurahan penerima bantuan. Ini setelah biaya perawatan dan operasional mobil sepenuhnya menjadi tanggung jawab desa dan kelurahan.

Salah satunya seperti yang diakui Zainul Efendi, Lurah Napal, Kecamatan Seluma sebagai penerima bantuan ambulan gratis.  Menurutnya, pihaknya dalam waktu dekat masih akan membahas interen dengan jajaran RW dan RT serta pihak terkait mengenai beban biaya perawatan dan operasional mobil ambulance.

" Saya bersama para lurah dan kades serta sopir yang ditunjuk, beberapa waktu lalu telah mengikuti Bimtek. Soal biaya operasional dan perawatan itu sepenuhnya diserahkan ke desa dan kelurahan penerima," sampai Lurah Napal, Zainul Efendi saat membuka puncak peringatan HUT  ke- 80 RI di Gang Binjai RW 01 RT 02 Kelurahan Napal, Senin (18/8).

Ia mengakui jika beban tersebut diserahkan ke dana di kelurahan, tentunya hal itu tak memungkinkan. Sementara keperuntukan mobil yang ada saat ini tidak hanya untuk warga Kelurahan Napal, melainkan untuk masyarakat di Kecamatan Seluma, bahkan secara umum dari luar kecamatan yang ada.

BACA JUGA:Soal Dana Bantuan Parpol, Masih Tunggu Dana Bagi Hasil

BACA JUGA:Peringati HUT RI, GP Ansor-Banser Seluma Gelar Tasyakuran dan Upacara Bersama Warga

" Meskipun mobil ada di Kelurahan Napal, namun mobil untuk masyarakat Kecamatan Seluma, bahkan di luar Kecamatan Seluma boleh. Jika ada yang memerlukan, maka bisa menghubungi sopir saudara Bambang dan saya sebagai Lurah. Nanti yang perlu kita bahas masalah operasional dan biaya perawaran. Yang diberikan  itu kendaraan tok, BBM dan operasional, termasuk biaya perawatan tidak ada. Sesuai hasil Bimtek, apabila butuh sopir sudah ada, tapi pikirkan minyaknya. Kalau ada sopirnya sendiri boleh. Kalau diambil mobil dalam kondisi bersih, maka  pulang harus bersih. Kalau pecah ban atau ada kerusakan, maka yang memakai harus memperbaiki. Jadi, jangan salah asumsi. Sehubungan dengan mobil ini kita dipercaya, maka harus kita jaga. Jangan sampai kita hilangkan kepercayaan. Jangan sampai kita diserahkan mobil, mobil rusak," sampai Lurah Napal.

Sebelumnya, sebanyak 14 unit mobil jenis ambulan gratis bakal didistribusikan ke Seluma oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan dan Bupati Seluma, Teddy Rahman SE.MM .

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Rudi Syawaludin S.Sos mengatakan, bantuan ambulan ini, rencananya akan dibagikan ke 14 desa yang tersebar di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Seluma.

Keempat belas unit mobil ambulan ini, rinciannya 12 unit mobil ambulan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu dan 2 unit dari Pemerintah Kabupaten Seluma.

Daftar Desa dan Kelurahan Penerima Ambulan

1.Desa Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja

2. Desa Sukasari, Kecamatan Air Periukan

3. Desa Napal Jungur, Kecamatan Lubuk Sandi

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan