Kemensos Coret Ratusan Ribu Penerima Bansos

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengumumkan pencoretan 228 ribu penerima bansos dari daftar distribusi. Mereka dinilai tidak lagi memenuhi syarat, salah satunya karena terlibat --

RADAR BENGKULU, JAKARTA -- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap hasil verifikasi terbaru terhadap 10 juta rekening penerima bantuan sosial (bansos) yang diajukan Kementerian Sosial (Kemensos).

Seperti dikutip dari laman disway.id, hasilnya, 8,39 juta rekening teridentifikasi menerima bansos, sementara 1,7 juta lainnya tidak terdata sebagai penerima.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, pihaknya juga menemukan sejumlah anomali dalam penyaluran bansos.

Temuan tersebut diantaranya:

1. 78.000 penerima bansos aktif bermain judi online pada semester I 2025.

2. 27.932 penerima tercatat sebagai pegawai BUMN.

3. 7.479 penerima berstatus dokter.

4. Lebih dari 6.000 penerima memiliki jabatan eksekutif/manajerial.

5. Hampir 60 penerima memiliki saldo rekening di atas Rp 50 juta.

BACA JUGA:IM3 Luncurkan Fitur SATSPAM, Lindungi Pelanggan dari Panggilan atau SMS Penipuan

BACA JUGA:Pertamina Buktikan Komitmen Terhadap Ekosistem Riset dan Teknologi untuk Ketahanan Energi Nasional

“Temuan ini perlu ditindaklanjuti Kemensos melalui pengecekan lapangan. Apakah penerima masih layak atau tidak,” ujar Ivan di Kantor Kemensos, Jakarta, dikutip pada Sabtu 9 Agustus 2025.

Kemensos Coret 228 Ribu Penerima

Menindaklanjuti temuan PPATK, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengumumkan pencoretan 228 ribu penerima bansos dari daftar distribusi. Mereka dinilai tidak lagi memenuhi syarat. Salah satunya karena terlibat judi online.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan