DPRD Inginkan UMKM & Petani Lokal Terlibat Dalam Program MBG di Bengkulu Utara
Anggota DPRD Bengkulu Utara, Dwi Tanto, Amd.Ak --
RADAR BENGKULU - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) segera dilaksanakan di Bengkulu Utara. Program ini sangat bagus serta membawa dampak yang besar bagi masyarakat di Bengkulu Utara. Program makan bergizi gratis di Bengkulu Utara diperkirakan akan mulai diterapkan 17 Agustus 2025 mendatang.
Sasaran awal program makan bergizi gratis ini adalah akan disalurkannya makan bergizi bagi anak atau siswa yang ada di Bengkulu Utara.
Untuk tahapan awal ini, ada 3.060 anak di Bengkulu Utara yang berstatus siswa yang akan menerima program tersebut.
Berharap program ini juga akan membawa dampak ekonomi yang besar bagi Bengkulu Utara.
Pemerintah daerah diharapkan bisa menjalin komunikasi dengan pelaksana program pemerintah pusat tersebut sehingga bisa bekerjasama dengan usaha kecil dan petani lokal di Bengkulu Utara.
“Karena program tersebut akan membutuhkan bahan baku dalam pelaksanaannya, maka ini peluang bagi pelaku usaha kecil di Bengkulu Utara,” terangnya.
Ia meminta pengelola program tersebut bisa menjalin kerjasama dengan pengusaha kecil di Bengkulu Utara untuk menyediakan bahan-bahan makanan dari bahan lokal.
Bahkan di Bengkulu Utara saat ini tengah dibangun Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang nantinya akan menyiapkan program makan bergizi gratis tersebut. Kesuksesan program tersebut saat ini menjadi sorotan semua pihak. Apalagi program makan bergizi gratis tersebut menjadi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.
Anggota DPRD Bengkulu Utara, Dwi Tanto, Amd.Ak meminta program ini tidak hanya berdampak positif bagi anak atau masyarakat yang menerima program makan bergizi gratis tersebut.
Program MBG juga diharapkan membawa dampak yang lebih besar lagi terutama bagi masyarakat yang lebih menyeluruh.
Apalagi di Bengkulu Utara memiliki pusat-pusat ketahanan pangan yang bisa menghadirkan bahan pangan untuk program makan bergizi gratis tersebut.
Bengkulu Utara memiliki kawasan mina politan, yaitu Kecamatan Padang Jaya yang merupakan penghasil ikan budidaya di Bengkulu Utara. “Selain itu, kita juga memiliki produksi beras yang cukup dari petani, sehingga kita minta pengusaha tersebut bisa bekerjasama dengan petani atau pengusaha lokal di Bengkulu Utara,” terangnya. Selain itu, ia juga meminta Dinas Ketahanan Pangan untuk terus menyalurkan program bibit sayuran gratis bagi masyarakat dan kelompok wanita tani. Produksi sayuran tersebtu juga sangat penting dan bisa dijadikan pemasok sayur untuk program makan bergizi gratis tersebut.“Sehingga selain adanya program yang bagus bagi anak atau siswa, maka ini juga berdampak pada tumbuhnya ekonomi-ekonomi kecil di Bengkulu Utara,” terangnya.
Selain itu, dalam melaksanakan program tersebut juga akan bisa menyerap tenaga kerja. Mulai dari proses menyiapkan makanan hingga proses penyaluran makanan tersebut ke sekolah-sekolah. Sehingga diharapkan tenaga kerja yang digunakan adalah tenaga kerja lokal, terutama di wilayah-wilayah seputar sekolah.