DPRD Bengkulu Utara Dukung Percepatan Investasi Pelabuhan Laut
Ketua DPRD Bengkulu Utara, Parmin S.Ip--
RADAR BENGKULU, ARGAMAKMUR - Saat ini satu investor tengah menjalankan proses administrasi dalam pelaksanaan investasi di Bengkulu Utara. Namun investor kali ini bukan menggarap di bidang pertambangan batu sungai atau galian C.
Namun investasi yang akan datang tersebut adalah dari investor yang akan membangun pelabuhan angkutan barang di kawasan pantai Bengkulu Utara. Bahkan, untuk investasi tahap awal, investor akan mengucurkan dana sekitar Rp 300 miliar untuk pembangunan pelabuhan tersebut.
Ketua DPRD Bengkulu Utara, Parmin, S.IP menerangkan jika DPRD sebagai lembaga daerah sangat mendukung langkah pemerintah dengan memperluas investasi di Bengkulu Utara.
Apalagi saat ini perluasan investasi juga tengah didorong oleh pemerintah pusat. Apalagi investasi yang terbilang cukup besar tersebut, maka kami sangat mendukung dan siap bekerjasama jika memang harus ada produk-produk hukum daerah yang harus dilakukan pembahasan antara pemerintah dan DPRD untuk membuka peluang investasi di Bengkulu Utara yang seluas-luasnya,” terangnya.
BACA JUGA:Ngantor Perdana di Pulau Enggano, Bupati Arie Langsung Ikut Menanam Padi Bersama Petani
BACA JUGA:Tutup Kemumu Suro Festival 2025, Bupati Arie Akan Perbanyak Event Ekonomi Kreatif
Ia juga menerangkan investasi dengan akan dibangunnya pelabuhan umum barang di Bengkulu Utara juga sangat penting dan bisa menunjang ekonomi di Bengkulu Utara bisa makin baik lagi.
Keberadaan pelabuhan memang sudah sangat layak dimiliki Bengkulu Utara lantaran besarnya investasi yang membutuhkan arus angkutan yang terlalu panjang jika harus menggunakan jalur darat.
“Dengan adanya investasi pelabuhan tersebut, maka angkutan barang seperti truk Crude Palm Oil atau bahkan Batu Bara tidak lagi melalui jalan-jalan terlalu panjang untuk menuju Pelabuhan Pulau Baai yang ada di Kota Bengkulu,” terangnya.
Ia juga menyampaikan jika aktivitas pelabuhan ini nantinya akan membawa dampak tumbuhnya ekonomi lokal.
Termasuk juga serapan tenaga kerja dalam pelaksanaan aktivitas pelabuhan yang memang juga dikenal padat karya.“Maka dampak ekonomi yang muncul juga akan besar dirasakan masyarakat Bengkulu Utara, terutama masyarakat sekitar kawasan pelabuhan,” terangnya.
Selain itu, ia juga meyakini pendapatan asli daerah juga akan meningkat dengan munculnya objek-objek pajak baru.
DPRD memastikan siap melakukan pembahasan terkait potensi pajak-pajak yang mungkin muncul dalam aktivitas bongkar muat pelabuhan tersebut dan bisa mendorong peningkatan pendapatan asli daerah. Selain itu, dengan adanya pelabuhan juga akan memancing tumbuh makin luasnya investasi di Bengkulu Utara.
“Karena investor akan tertarik karena adanya akses transportasi barang, karena investor memang lebih tertarik jika memiliki akses jalur transportasi laut. Karena, memudahkan dalam hal pengangkutan barang,” ujarnya.