IRT jadi Korban Tabrak Lari, Dinsos Cepat Tanggap Berikan Bantuan
IRT Jadi Korban Tabrak Lari, Dinsos Cepat Tanggap Berikan Bantuan--
RADAR BENGKULU – Viral video di media sosial seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang jadi korban tabrak lari di Simpang Tiga Jalan Beringin, persis di depan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Bengkulu. Pengendara motor bukannya menolong korban, malah memarahi korban dan pergi begitu saja.
Akibat ditabrak, korban mengalami luka lecet di bagian wajah dan kaki. Terkait kejadian ini, Kadis Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang mengunjungi korban di kediamannya, yakni di Kompleks Perkantoran Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, Jumat, 20 Juni 2025. Korban yang bernama Rita Herlina dan suaminya Malik merupakan honorer di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu.
Sahat juga bertemu Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, Arif Gunadi yang ikut mendampinginya menemui korban.
“Ini bentuk kepedulian Pemkot terhadap kejadian yang dialami oleh ibu Rita yang kebetulan beliau bekerja di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu. Kami menyampaikan bentuk kepedulian kita. Kejadian ini bentuk tindakan tidak terpuji dari pengendara sepeda motor. Sudah tahu nabrak orang sampai tersungkur, tapi dia menunjukkan sikap tidak terpuji,” ujar Sahat.
BACA JUGA:Kantor Staf Kepresidenan Beri Apresiasi Program 4 In 1 Kota Bengkulu
BACA JUGA:Dihadiri Walikota Bengkulu, Damkar Gelar Tasyakuran
Rita, korban tabrak lari menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kadis Sosial Kota Bengkulu yang telah membesuknya dan memberikan bantuan makanan dan beras.
“Terima kasih kami telah dikunjungi. Kami berharap semoga orang yang nabrak punya kesadaran datang dan minta maaf. Kami belum mau lapor polisi kalau masih ada itikat baik dari yan nabrak untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” tutur Rita didampingi suaminya.
Korban menceritakan, kronologis kejadian dirinya ingin mengantar lotek ke Kantor Dinas Sosial Provinsi Bengkulu dengan jalan kaki.
“Saat menyeberang tiba-tiba motor itu nabrak kaki saya dan langsung jatuh tersungkur,” cerita Rita.