
radarbengkulu.bacakoran.co - Lendot, kuliner tradisional dari wilayah pesisir kepulauan masih dilestarikan di Kabupaten Karimun.
Seperti pepatah, Anda belum ke Karimun jika belum merasakan makanan dengan tekstur yang unik ini.
Kuliner warisan Melayu ini sudah jarang dikenal. Terbuat dari bayam dan kangkung serta dicampur dengan udang, cumi, dan ikan, menciptakan sensasi yang memanjakan lidah saat dinikmati. Apalagi ketika disajikan dalam keadaan hangat.
Walaupun terlihat simpel, lendot kaya akan nilai-nilai budaya dan sumber daya alam setempat.
Mengutip dari sumber batampos.com, di tengah tren kuliner dunia yang semakin menerima makanan tradisional, lendot memiliki peluang besar untuk diperkenalkan ke panggung internasional.
Dengan menggunakan rempah-rempah asli Indonesia, lendot dapat menarik perhatian para pecinta kuliner dari berbagai penjuru dunia yang menyukai rasa eksotis dan pengalaman yang berbeda.
Lendot memiliki rasa yang sukar dijumpai di masakan internasional lainnya. Perpaduan rempah, sayuran lokal, dan hasil laut menciptakan pengalaman cita rasa yang unik dan otentik.
Menggunakan sayuran hijau seperti pakis dan kangkung yang kaya serat serta sumber protein laut menjadikan lendot hidangan yang tidak hanya enak, tetapi juga bernutrisi.