Ini Tips Cara Memasak Gulai Gurita dan Nasi Tinta Gurita dari Chef Poltekpar Palembang Agar Enak dan Tidak A

Chef Poltekpar Palembang memasak gulai gurita dan nasi tinta gurita pada event festival gurita 2024 di Kaur-Hendri/RADAR BENGKULU-

RADAR BENGKULU, KAUR - Gelaran Festival Gurita yang sedang berlangsung di Kabupaten Kaur yang dihadiri Chef Politekhnik Pariwisata Palembang ada tips yang dibagikan  cara masak gulai gurita dan nasi tinta gurita agar masakan enak dan tidak alot di Lapangan Merdeka Kota Bintuhan, Sabtu, 22 Juni 2024.

Pada event Festival Gurita 2024 yang dimeriahkan dengan memasak gulai gurita dan nasi tinta gurita yang diolah chef Zulfakar dan tim, panitia event festival sudah menyiapkan 150 kg gurita basah.

Kepala Dinas Priwisata Kabupaten Kaur, Marnida S.Pi M.Ling mengatakan, panitia pelaksana kegiatan menyiapkan 150 Kg gurita basah untuk diolah oleh chef dari Poltekpar Palembang menjadi hidangan yang akan dibagikan Kepada pengunjung Festival Gurita 2024.

"Untuk masak pagi ini ada 150 Kg Gurita basah yang akan dimasak oleh lima orang chef dengan masakan gulai gurita dan nasi tinta gurita," sampainya.

Sementara itu, salah seorang instruktur Chef Poltekpar Palembang, Zulfakar menyampaikan, ada tips bagi ibu-ibu yang suka mengolah gurita atau Seafood lainnya seperti Kepiting, Udang, Kerang dan cumi agar saat dimasak nantinya tidak keras atau alot, kuncinya diperebusan. Jangan terlalu lama merebus. Karena, semakin lama merebus gurita akan semakin keras atau alot. Perebusan cukup 5-10 menit.

"Hari ini kita akan mengolah sebanyak 150 Kg gurita dan 40 Kg beras untuk 1000 porsi dengan menyiapkan bumbu yang sudah diracik sedemikian rupa agar masakan ketika dinikmati terasa enak dan nikmat," ujarnya.

BACA JUGA:Mobnas Pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu Telan Dana Rp 3,5 Miliar

BACA JUGA:Malam Pertama, Festival Gurita Sajikan Pentas Seni Budaya Kaur

Dijelaskannya, masakan olahan gurita yang akan dimasak ada dua menu. Yaitu gulai Gurita dan nasi tinta Gurita. Dimana nasi putih yang sudah dibumbui kemudian dicampur dengan tinta cephalopoda atau yang dikenal dengan tinta yang dihasilkan oleh hewan bertentakel.

"Kita akan mengolah sebanyak 150 Kg gurita dan 40 Kg beras untuk 1000 porsi," tuturnya.

Ditambahkannya, masakan yang diolah dengan sebaik mungkin agar bisa dinikmati seluruh pengunjung dan memang rencananya akan dibagikan kepada pengunjung festival gurita 2024 agar event festival gurita bukan hanya sekedar ceremonial, tetapi punya nilai tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Kaur. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan